Home / Dunia / Diprotes, Trump Merasa Diperlakukan Tak Adil

Diprotes, Trump Merasa Diperlakukan Tak Adil

713 Kali dibaca

Bagikan Halaman ini

suaraflobamora.com, Kurang dari 48 jam usai pemilu digelar, Presiden terpilih Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan dia merasa diperlakukan tak adil menyusul serangkaian aksi protes di penjuru AS yang menolak kemenangannya. Trump juga menyalahkan media arus utama yang dinilai memicu aksi unjuk rasa.

Aksi protes merebak di setidaknya tujuh negara bagian di AS sejak Rabu (9/11), hanya sehari setelah pilpres digelar dan Trump dinyatakan sebagai pemenang. Demonstrasi terbesar terjadi di California, diikuti oleh 1.500 pelajar dan guru. Demonstrasi di Trump Tower, New York, bahkan berlanjut hingga hari kedua, Kamis (10/11).

Bagi banyak warga Amerika, kemenangan Trump sulit diterima. Mereka mengaku tak ingin mempunyai pemimpin yang dinilai rasis dan seksis itu.

Di berbagai aksi unjuk rasa, banyak demonstran yang mengusung papan dan meneriakkan yel-yel yang menyerukan “Not My President” atau yang berarti, “Bukan Presiden Kami”. Aksi ini menunjukkan penolakan mereka atas kemenangan Trump.

Ditanya soal berbagai demonstrasi yang marak terjadi usai pilpres, mantan manajer kampanye Trump, Kellyanne Conway, membela kemampuan taipan real-estate itu untuk menyatukan negara. Menurut Conway, para pengunjuk rasa seharusnya mendengarkan pidato kemenangannya.

“Saya hanya akan meminta para demonstran untuk mendengarkan pidato kemenangan Donald Trump, ketika ia berkata, ‘Saya akan menjadi presiden untuk semua orang Amerika, termasuk mereka yang mendukung dan tidak mendukung saya’,” katanya.

“Saya juga ingin memberitahu mereka sila lihat apa yang terjadi hari ini. Kurang dari 36 jam setelah terpilih sebagai presiden Amerika Serikat, Donald Trump dan istrinya, Melania Trump, yang akan menjadi ibu negara kami, berkunjung ke Washington dan bertemu dengan Presiden Obama dan Ibu Negara. Saya pikir warga harus melihat hal ini,” tuturnya.

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini