Home / KKN / Direktur PT. AGG Bukan Frengki Ratugaga

Direktur PT. AGG Bukan Frengki Ratugaga

248 Kali dibaca
Proyek peningkatan jalan Bealaing – Mukun_mbasang segmen 2. foto selasa 2 juli 2019

Bagikan Halaman ini

Direktur PT Agogo Golden Group (AGG) bukan saudara Frengki Ratugaga , melainkan Rekta Mandrawa Tinon Koesoema sesuai akta notaris Clements Ngotu, SH tanggal 22 November 2018, Nomor : 9.

Demikian salah satu butir hak jawab yang dikirim Direktur PT AGG, Rekta Mandrawa T.K, ST tertanggal 22 Juli 2019 yang dialamatkan kepada Pemimpin Redaksi suaraflobamora.com. Hak jawab tersebut baru diterima via WhatApp pada Jumat, 26 Juli 2019 malam dari Direktur PT AGG, Rekta Mandrawa, namun surat tersebut telah beredar di kalangan pers sebelumnya.

“Kami menyampaikan bahwa Direktur PT Agogo Golden Group bukan saudara Frengki Ratugaga , melainkan Rekta Mandrawa Tinon Koesoema sesuai akta notaris Clements Ngotu, SH tanggal 22 November 2018, Nomor : 9,” tulis Rekta.

Berkaitan dengan suhu hotmix yang disampaikan narasumber, lanjut Rekta, pihaknya belum melaksanakan pekerjaan tersebut. “Perlu kami tegaskan bahwa untuk pekerjaan jalan propinsi Bealaing-Mukun-Mbazang segmen 2, PT AGG belum melakukan pekerjaan hotmix.

Menurut Rekta, pihaknya masih dalam tahap pekerjaan galian pelebaran jalan. “Sehingga kalau disebutkan ada kekuatiran akan kualitas hotmix, menurut kami salah sasaran dan tidak sesuai dengan fakta di lapangan. Dan untuk diketahui, pekerjaan hotmix sesuai schedule akan dilaksanakan pada Bulan September 2019,” tulisnya.

Selain itu, Rekta juga membantah realisasi fisik pekerjaan yang hanya baru sekitar 100 meter pekerjaan penggusuran/pelebaran jalan. “Dalam berita ditulis bahwa realisasi fisik saat ini baru mencapai sekitar 100 m adalah pernyataan yang keliru dan tidak sesuai fakta di lokasi proyek karena saat ini meskipun baru 1 bulan dimulainya pekerjaan fisik, tetapi kami sudah melakukan pekerjaan galian pelebaran jalan sepanjang 1.100 meter lebih,” tulisnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Ketua Satgas Anti Korupsi DPD Partai Golkar NTT, Kasimirus Bhara Bheri mengakui jika pihaknya telah mendapat laporan dari masyarakat tentang kekuatiran kualitas jalan propinsi yang rendah.

Menurut Bheri, realisasi fisik yang rendah di masa awal proyek jalan propinsi Bealaing-Mukun-Mbazang segmen 2, akan berdampak pada kualitas jalan. “Pelaksanaan proyek baru dikebut pada masa akhir proyek akan berdampak pada rendahnya kualitas jalan,” katanya.

Karena itu, Bheri meminta Direktur PT. Agogo Golden Group, Franky Ratutaga untuk melaksanakan pekerjaan sesuai kontrak. Selain itu, Bheri juga menguatirkan kualitas pekerjaan hotmix jalan Bealaing-Mukun-Mbazang sekitar 2 km di segmen 2 tersebut.

“Jarak angkut aspal oleh PT Agogo Golden Group dari Asphalt Mixing Plan (AMP) yang terletak di Kecamatan Nangapanda, Kabupaten Ende hingga ke lokasi pekerjaan sangat jauh. Ini berpengaruh pada rendahnya suhu aspal yang diangkut,” ujarnya.

Padahal, lanjut Bheri, untuk pekerjaan hotmix harus menggunakan aspal dengan suhu minimal 95 derajat celcius. “Karena itu, pekerjaan ini harus benar-benar diawasi karena menyangkut suhu aspal yang akan digunakan minimal 95 derajat celcius,” paparnya sambil memperbaiki posisi duduknya. (sf/tim)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini