Home / Polkam / Gerakan Kupang Hijau Sebuah Ajakan Moril

Gerakan Kupang Hijau Sebuah Ajakan Moril

95 Kali dibaca

Bagikan Halaman ini

Kupang, Suara Flobamora.Com— Ditetapkannya Februari sampai Maret sebagai bulan Gerakan Kupang Hijau (GKH) merupakan sebuah ajakan moril bagi semua lapisan masyarakat untuk menjadikan Kota Kupang Hijau.

Wali Kota Kupang, Jefry R. Riwu Kore mengungkapkan ini ketika melakukan pencanangan bulan GKH di SD Inpres Oeleta, Kecamatan Alak, Selasa (4/2).

Jefry mengatakan, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (LHK) Kota Kupang adalah pioner gerakan ini.

Cita-cita mantan anggota DPR RI ini dengan segala terobosannya membangun Kota Kupang adalah untuk menjadikan Kupang sebagai metropolitan kecil di bagian Timur Indonesia. Untuk mencapai cita-cita tersebut, harus ada terobosan baru.

“Kita perlu melakukan hal ini, supaya kota ini teduh, nyaman bagi setiap warga,” kata Jefry.

Ia menyatakan, bagi siswa, gerakan ini adalah wadah edukasi, agar semua komponen terlibat mendukung gerakan ini.

Pada kesempatan itu Jefry berharap DPRD mendukung gerakan ini dengan membuat Peraturan Daerah (Perda).

“Saat ini orang memotong pohon sembarangan. Saya ajak DPRD untuk terlibat dalam kegiatan ini. Sumbangsihnya sederhana, buatkan Perda,” papar Jefry.

Semua lapisan masyarakat diimbau untuk terlibat dalam gerakan ini. Sebelumnya Pegawai Tidak Tetap (PTT) lingkup Kota Kupang telah menanam ribuan pohon, sedangkan pada waktu mendatang seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) akan ikut menanam.

“Kita semua ikut tanam, ASN harus menjadi contoh,l. Jika semua terlibat, kita akan merubah kota ini menjadi hijau,” papar Jefry.

Pada saat itu, ia juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung GKH, terutama Balai DAS Benain-Noelmina yang telah menyumbang anakan. Selain itu support dari Bank NTT dan seluruh pimpinan perangkat daerah, camat dan lurah lingkup Kota Kupang.

Sebelumnya, Pemkot Kupang telah menanam sekitar 3.000 pohon pada tahun 2019. Sementara pada tahun 2020,  Pemkot melalui Dinas LHK Kota Kupang akan menanam 1.000 pohon. Pohon yang sudah ditanam telah tumbuh, pohon tersebut dianggarkan melalui APBD Kota Kupang.

GKH mencakup tiga komponen, yakni tanam pohon, tanam air dan mengurangi sampah plastik. Pada perode bulan Februari- Maret akan gencar dengan tiga aksi tersebut.

Gerakan tersebut adalah gerakan massal yang membutuhkan gerak bersama seluruh masyarakat Kota Kupang.

Hadir pada acara Pencanangan Bulan Kupang Hijau, Direktur Pemasaran Bank NTT, yang juga sebagai koordinator GKH, Alex Riwu Kaho, Pejabat Sekda Kota Kupang, Elvianus Wairata. Asisten I Setda Kota Kupang, Yoseph Rera Beka,  Asisten III Setda Kota Kupang Eduard Jhon Pelt.

Staf Ahli Wali Kota Kupang, pimpinan perangkat daerah lingkup Kota Kupang, camat, lurah, kepala sekolah, tokoh adat dan masyarakat Kelurahan Penkase Oeleta.//suara flobamora.com (**/gusto)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini