Home / Bisnis / DPRD Bali Kunjungi DPRD NTT Susun Perda RZWP3K

DPRD Bali Kunjungi DPRD NTT Susun Perda RZWP3K

82 Kali dibaca
Ketua DPRD NTT, Emeliana J. Nomleni berpose bersama sejumlah anggota DPRD Bali yang berkunjung ke DPRD NTT, Senin (24/8/2020)

Bagikan Halaman ini

Kupang, Suara Flobamora.Com—Dalam rangka menyusun peraturan daerah (Perda) tentang Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Terkecil (RZWP3K), sebanyak 13 orang anggota Komisi I DPRD Provinsi Bali, Senin (24/8) mendatangi DPRD NTT.

Kunjungan kerja Komisi I tersebut dipimpin Ketua DPRD Provinsi Bali, I Nyoman Adi Wiryatama. DPRD NTT dipilih dalam kegiatan kunjungan kerja kali ini karena Provinsi NTT sudah memiliki Perda tentang pengelolaan wilayah pesisir.

“Kehadiran kami ini dalam rangka penyusunan perda zonasi wilayah pesisir. Kami mau belajar di sini tentang apa yang menjadi hal krusial dan apa yang menjadi permasalahan dalam penyusunan perda ini,” kata Wiryatama.

Ia berharap, dengan adanya perda zonasi yang akan ditetapkan nanti, mampu memberikan kontribusi bagi Bali dan NTT yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat dalam pemanfaatan zona 0 – 12 mill laut. Karena diberikan kesempatan merencanakan, memanfaatkan, memgawasi ruang atau wilayah laut.

Ketua DPRD NTT, Emeliana Julia Nomleni menjelaskan, kunjungan kerja pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Bali di NTT adalah untuk melakukan komunikasi tentang pembuatan perda RZWP3K. Pasalnya, saat ini DPRD Provinsi Bali sedang merancang perda RZWP3K yang telah dibuat NTT.

“Mereka datang mau melihat perda tentang zona wilayah pulau-pulau terkecil. Di Bali saat ini sedang berproses membuat perda tersebut,” terang Emi, demikian ia biasa disapa.

Ia mengungkapkan, kepentingan perda dimaksud untuk NTT terkait pemanfaatan potensi laut di zona 0 – 12 mill laut, dapat memberikan dampak ekonomi dan pendapatan daerah. Selain itu, masyarakat mendapat perlindungan dan juga mengerti tentang pemanfaatan laut pesisir sebagai sumber pendapatan ekonomi.

“Kita berharap, dengan adanya Perda ini, masyarakat dapat memanfaatkan perluasan wilayah tangkapan dari 0 -12 mill laut yang pada akhirnya mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang lebih baik,” kata Emi.//sf (gusto)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini