Home / Nusantara / BBKSDA NTT Boyong 35 Juara Lomba Foto dan Video Petualangan Alam Indonesia

BBKSDA NTT Boyong 35 Juara Lomba Foto dan Video Petualangan Alam Indonesia

87 Kali dibaca

Bagikan Halaman ini

Kupang, Suara Flobamora.Com – Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) memboyong 35 (tiga puluh lima) juara lomba Foto dan Video Petualangan Alam Indonesia, yang diikuti seluruh pengelola Taman Nasional (TN), Taman Wisata Alam (TWA), Suaka Margasatwa (SM), dan Taman Hutan Raya (Taura) di seluruh Indonesia. Oleh karena itu, orang NTT harus bangga dengan keindahan alamnya yang sangat luar biasa.

Demikian dikatakan Direktur Pemanfaatan Jasa Lingkungan Hutan Konservasi (PJLHK) Direktorat Jenderal. (Ditjen) Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian Lingkungan hidup dan kehutanan RI, Dr. Nandang Prihadi, S.Hut, M.Sc yang diwawancarai tim media ini setelah menyerahkan Sertifikat dan Plakat kepada para pemenang Lomba Foto dan Video Petualangan Alam Indonesia Kantor BBKSDA NTT di Aula BBKSDA NTT di Kupang pada Kamis (03/09/20).

Nandang Prihadi

“NTT berhasil memboyong 35 juara dari 115 sertifikat/penghargaan dan plakat yang disiapkan Ditjen KSDEE. Ini luar biasa. NTT memiliki kekayaan alam yang unik dan indah yang dapat dilihat dari foto-fofo yang dikirim dalam perlombaan. Apalagi sertifikatnya ditandatangani langsung (tandatangan basag, red) oleh Ibu Menteri LHK, Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc. Ini merupakan kebanggaan tersendiri,” ujar Nandang.

Kegiatan tersebut dihadiri dan disaksikan oleh Kepala BBKSDA NTT, Timbul Batubara, seluruh staf dan pegawai BBKSDA NTT, Kepala-Kepala UPTD, Duta Lingkungan Hidup dan Kehutanan NTT, Vivian, dan Awak Media.

“Ada 45 (empat puluh lima) pengelola Taman Nasional, 134 (seratus tiga puluh empat) Taman Wisata Alam, juga ada 80 (delapan puluh) Taman Swaka Margasatwa, dan 34 (tiga puluh empat) Taman Hutan Raya (Taura) di seluruh Indonesia,” tandasnya.

Menurut Nandang Prihadi, lomba tersebut dilatarbelakangi situasi pandemi Covid-19 di awal Maret dan April 2020 yang bersamaan dengan Bulan Ramadan saat itu.

“Kami ingin menyampaikan apa kata ibu Menteri (Menteri LHK RI, Dr.Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc), ketika pandemi Covid-19, orang tidak bisa jalan-jalan berwisata keluar karena social distancing (orang berdiam di rumah, red), sehingga kita memberikan alternatif berwisata dengan melihat foto-foto dan video petualangan keindahan alam Indonesia,” bebernya.

Disebut Petualangan Alam Indonesia, lanjut Nandang Prihadi, karena Taman Nasional, Taman Wisata Alam, Taman Swaka Margasatwa, dan Taman Hutan Raya menyimpan keindahan alam. Tetapi orang juga bisa mengajak orang berpetualang, sekaligus menumbuhkan cinta terhadap tanah air Indonesia.

“Kenapa sih harus berwisata keluar sementara di dalam daerah sendiri ada banyak tempat yang cantik dan indah. Itulah maksud dan tujuan kita melalui lomba ini” ujarnya meyakinkan.

Nandang menambahkan, semua foto dan video terbaik yang keluar sebagai juara lomba akan ditayang kembali pada puncak perayaan Hari Konservasi Nasional di Bontang pada tanggal 16 September 2020 Kota Bontang, Provinsi Kalimantan Timur.

“Kenapa Bontang yang dipilih karena Bontang dekat dengan Calon Ibu Kota Baru dari Negara Kesatuan Republik Indonesia di Kalimantan. Waktu itu Presiden kita (Presiden Jokowi, red) sudah siap untuk hadir. Hanya karena keadaan begini (Pandemi Covid-19, red), ya..,” ungkapnya.

Nandang punya kesan luar biasa terhadap keindahan alam NTT walau hanya lewat foto dan video. “Tetapi ketika melihat foto-foto dan video itu, para dewan juri juga mengakui. Mereka tanya kepada saya, pak Nandang kok ini yang bagus-bagus dari NTT, termasuk Komodo, Pulau Kelelawar. Mudah-mudahan BBKSDA dan kita semua tetap menjaga keindahan alam kita,” harapnya.

Sementara itu, Kepala BBKSDA NTT, Ir. Timbul Batubara, M.Si dalam sambutannya mengatakan, dirinya merasa tersanjung dan terhormat karena Direktur PJLHK Ditjen KSDAE berkunjung ke BBKSDA NTT dan menyerahkan langsung sertifikat dan plakat kepada para pemenang lomba dari BBKSDA NTT.

Timbul Batubara

“Banyak yang antusias untuk mengikuti lomba. Tetapi yang repotnya ialah memilih para pemenangnya karena butuh waktu untuk memili foto terbaik yang akan dilombakan. Tetapi yang lebih rumit itu, milih videonya karena itu butuh waktu duduk untuk menilai, bisa sampai pagi,” ungkapnya.

Timbul Batubara mengungkapkan, “kerja keras kita selama ini untuk meng-explore tentang keindahan NTT melalui kejuaran ini, ternyata tidak hanya pak Direktur tetapi Menteri (Menteri LHK) juga bilang keindahan NTT luar biasa,” tandasnya.

Menurut Timbul Batubara, hal itu membuktikan NTT tidak terbelakang dalam hal kreatifitas. “Buktinya pegawai honorer kita saja (honorer BBKSDA NTT) menangi lomba foto dan video. Ini menunjukkan bahwa kalau kita sungguh-sungguh dan serius, maka seperti ini, mereka tampil dengan bangganya menerima sertifikat. Ini luar biasa,” ujarnya.

Dengan demikian, lanjut Timbul, orang NTT harus dapat berkiprah di kancah nasional.  “Berarti kita tidak perlu minder dong. Kita tunjukkan kita lebih baik dari orang lain. NTT bukan lagi Nanti Tuhan Tolong, tetapi NTT sekarang juara umum lomba keindahan, walau kategori itu tidak ada,” ungkapnya sambil tersenyum lebar.

Keberhasilan itu, lanjut Timbul Batubara, juga karena dukungan seluruh masyarakat NTT, Gubernur NTT, Viktor Laiskodat dan media. “Alam yang baik tidak cukup tanpa dukungan masyarakat yang baik. Jadi nature culture itu harmoni. Tidak mungkin hadir alam yang baik tanpa adat yang baik,” ujarnya.

Timbul menegaskan bahwa konservasi bukan sekedar kerja keras tetapi kerja melibatkan semua pihak. “Masyarakat harus dilibatkan dalam konservasi. Kita mengenal istilah Famili Batin/Extended Familly.,” ungkapnya.

Menurutnya, masyarakat harus ditempatkan sebagai subyek konservasi alam, bukan sebagai obyek. “Jadi kalau hutan/pohon terbakar, maka anggota keluarga yang adalah bagian dari alam harus sedih. Artinya sudah menjadi kewajiban bagi kita untuk menjaga alam,” ujar Timbul.

Diakhir sambutannya, Timbul berpesan kepada para stafnya agar bekerja keras dan kerja cerdas serta bekerja iklas.

Data Pemenang Lomba Foto dan Video Konservasi Alam Indonesia

  1. Terbaik 1 kategori foto human intereset Taman Sisata Alam (plakat), Kepala Bagian Tata Usaha.
  2. Terbaik 2 kategori foto Human Interest Taman Wisata Alam (plakat), Kepala Bidang Teknis.
  3. Terbaik 2 kategori foto landscape Taman Wisata Alam (plakat), Kepala sub Bagian Umum.
  4. Terbaik 3 kategori foto landscape suaka Margasatwa dan cagar alam (plakat): Kepala sub Bagian Program dan Kerja Sama.
  5. Terbaik 3 kategori foto biodiversitas dan Suaka Margasatwa dan Cagar Alam (plakat): Kepala sub Bagian Data, Evaluasi, Pelaporan Kehumasan.
  6. Favorit kategori foto biodiversitas Suaka Margasatwa dan Cagar Alam (plakat):  Kepala seksi Perencaan, Perlindungan.
  7. Favorit kategori foto biodiversitas Taman Wisat Alam (plakat): Kepala Seksi Pemamfaatan dan Pelayanan.
  8. Favorit kategori foto lanskap Taman Wisata Alam (plakat): Kepala Seksi Konservasi Wilayah II.
  9. Terbaik 1 foto human interest Taman Wisata Alam TWA Manipo: Apdon Amfoni.
  10. Favorit 1 kategori foto biodiversitas Taman wisata alam TWA Baumata: Edwin Tabelak.
  11. Favorit kategori foto biodiversitas Suaka Margasatwa dan Cagar am SM Kateri: Elon Alroy.
  12. Favorit 1 Kategori foto lanskap taman wisata alam TWAL 17 Pulau Riung, Rian Manashe.
  13. Favorit 2 kategori foto lanskap Taman Wisata Alam : Dionisius Bruno Conterius
  14. Favorit 2 kategori foto biodiversitas SM Harlu, Suaka Marsatwa dan Cagar Alam: Marsel Adu.
  15. Favorit 2 kategori foto biodiversitas Taman Wisata Alam, TWAL 17 Pulau Riung: Rian Manashe.
  16. Favorit 2 kategori foto human intereset Taman Wisata Alam, TWAL 17 Pulau Riung: Arakip R. Wuran.
  17. Terbaik 2 kategori foto human interest Taman Wisata Alam, TWA Ruteng, Arakib, R.Wuran.
  18. Terbaik 2 kategori foto lanskap taman Wisata alam TWAL 17 Pulau Riung, Rian Manashe.
  19. Tavorit 2 kategori foto lanskap Suaka Margasatwa dan Cagar Alam, SM Harlu: Nurkhalif.
  20. Terbaik 3 kategori foto lanskap SM Harlu, Suaka Margasatwa dan Cagar Alam: Nurkhalif.
  21. Terbaik 3 kategori foto biodiversitas, SM Ale Aisio, Suaka Margasatwa dan Cagar Alam: Herry O.O Selan.
  22. Favorit 3 kategori video taman wisata Alam TWA Manipo: Ir.Timbul Batubara,M.si, dan Nurkhalif.
  23. Favorit3 kategori foto human intersert Taman Wisata Alam, TWA Ruteng: Arakib R.Wuran.
  24. Terbaik 4 kategori foto biodiversitas, Suaka Margasatwa dan Cagar Alam SM, Kateri: Elon Alroy.
  25. Terbaik 5 kategori vidio taman wisata Alam TWA Menipo : Ir. Timbul Batubara,M.si dan Nurkhalif.
  26. Terbaik 7 kategori video Suaka Margasatwa dan Cagar Alam, SM Ale Aisio : Ir.Timbul Batubara,M.si, dan Nurkhalif,
  27. Terbaik 8 kategori video Suaka Margasatwa dan Cagar Alam. SM Harlu: Ir.Timbul Batubara,M.Si dan Nurkhalif, Rizky Novita.
  28. Terbaik 10 kategori video Taman Wisata Alam : TWA 17 Pulau Riung: Ir.Timbul Batubara,M. Si dan Nurkhalif.
  29. Woman behind The Champions (penyusun Narasi foto dan video): Dewi Indriasari.
  30. Duta KLHK NTT-pendukung Media Konservasi melenial: Vivian Evelyn Chistine. (sf/adv/tim)

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini