Home / Kesehatan / TP PKK Kota Kupang Peduli terhadap Program Pelatihan Kerja

TP PKK Kota Kupang Peduli terhadap Program Pelatihan Kerja

19 Kali dibaca

Bagikan Halaman ini

Kupang, Suara Flobamora.Com— Ketua Tim Penggerak Program Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Kupang, Ibu Hilda Riwu Kore-Manafe hadir dalam sharing knowledge dalam rangka peningkatan implementasi program kerja PKK Kota Kupang.

Kegiatan ini berlangsung di Kantor Tim Penggerak PKK Kota Kupang, Jalan Veteran Kelurahan Kelapa Lima-Kota Kupang, Rabu (2/9). Kegiatan ini diiikuti para pengurus PKK tingkat kelurahan dan kecamatan se-wilayah Kota Kupang.

Kegiatan tersebut membahas berbagai persoalan yang ditemui pengurus TP PKK tingkat kecamatan dan kelurahan, selain mendengar banyak masukan, usul dan saran serta solusi yang berguna peningkatan implentasi program kerja TP PKK di Kota Kupang, untuk menentukan program-program PKK yang akan dilaksanakan ke depan.

Dihadapan para ketua TP PKK kecamatan serta kelurahan dan para pengurus, Hilda Riwu Kore – Manafe berpesan agar para pengurus PKK tingkat kecamatan dan kelurahan dapat menaruh perhatian terhadap peningkatan implementasi program kerja di wilayah masing-masing. Selain itu meningkatkan evaluasi pencapaian program kerja terutama dalam menyikapi berbagai hal yang ditemui para pengurus TP PKK di tingkat bawah.

Anggota DPD RI wilayah pemilihan NTT juga menekankan perlu adanya peningkatan pelatihan kerja bagi para anggota. Karena itu para ketua TP PKK kecamatan dan kelurahan diminta serius dalam menyediakan data konkrit tentang kebutuhan penyediaan pelatihan kerja di wilayah kerja masing- masing sehingga menjadi dasar dan acuan program kerja yang perlu di prioritaskan.

Pada akhir diskusi, Hilda Riwu Kore- Manafe juga mengajak seluruh pengurus TP PKK di berbagai tingkat agar berpartisipasi penuh dan berperan aktif dalam mensukseskan program-program TP PKK Kota Kupang salah satunya dengan rutin mengadakan pertemuan. Melalui pertemuan-pertemuan, diharapkan dapat menghasilkan berbagai input positif terhadap temuan masalah yang perlu  mendapat respon cepat.

Hal-hal yang dibahas dalam kegiatan sharing knowledge tersebut seputar persoalan yang sering ditemui, antara lain terkait peningkatan usaha mikro kecil dan menengah, posyandu, infrastruktur dan fasilitas pelayanan kesehatan terutama bagi para ibu hamil, penanganan balita, kesehatan masyarakat,  serta keberadaan dasawisma.//sf (**/red)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini