Home / Lintas Flobamora / Wali Kota Serahkan Perwali Rumah Ibadah kepada Menteri Agama

Wali Kota Serahkan Perwali Rumah Ibadah kepada Menteri Agama

83 Kali dibaca

Bagikan Halaman ini

Kupang, Suara Flobamora.Com—Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore menyerahkan Peraturan Wali Kota (Perwali) Kupang tentang Pedoman Fasilitasi Rumah Ibadah sebagai payung hukum dalam membangun kerukunan di Kota Kupang, kepada Menteri Agama, Fachrul Razi.

Penyerahan Perwali tersebut berlangsung dalam rangkaian kunjungan kerja Menteri Agama di Kupang, Jumat (27/11).

Jefri menyampaikan, kerukunan hidup antarumat beragama di Kota Kupang sudah dibina selama ini. Pemerintah Kota Kupang memiliki cita-cita agar Kota Kupang sebagai rumah besar persaudaraan antarsuku, agama dan ras serta berkomitmen bahwa kebersamaan dan kerukunan antarumat beragama merupakan suatu kebutuhan yang mutlak. Hal tersebut diwujudkan dengan diterbitkannya Peraturan Wali Kota yang salah satu poinnya menjamin bahwa semua umat beragama di Kota Kupang memiliki rumah ibadah.

“Rumah ibadah yang bermasalah proses izinnya akan diselesaikan. Forum Kerukunan Umat Beragama memfasilitasi terbentuknya rumah ibadat tersebut,” papar Jefri.

Ia mengungkapkan, aturan lama tentang ketentuan 90 kartu tanda penduduk (KTP) pengguna dan 60 KTP dukungan warga setempat tentunya menyulitkan bagi umat Budha yang jumlahnya tidak banyak. Karena itu Pemerintah Kota Kupang menggunakan kearifan lokal tentunya tanpa melanggar aturan yang berlaku.

“Tidak boleh ada umat beragama di Kota Kupang yang tidak punya rumah ibadah. Karena Kota Kupang merupakan rumah besar persaudaraan antara beragam suku dan agama,” kata Jefri.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTT, Sarman Marselinus mengakui kunjungan Menteri Agama kali ini merupakan pengalaman bersejarah yang tidak terlupakan bagi umat beragama di NTT khususnya umat Budha. Diharapkan, kunjungan ini bisa memberikan semangat bagi mereka untuk mendukung kelanjutan pembangunan Vihara tersebut.

Harapan yang sama juga disampaikan Ketua Majelis Agama BuddhaTheravada Indonesia Provinsi NTT, Indra Efendy. Dia berharap dengan kunjungan ini perhatian pemerintah atas rumah ibadah mereka yang merupakan bukti kerukunan di daerah ini bisa semakin besar. Atas nama umat Budha di Kota Kupang dan NTT dia menyampaikan terima kasih atas kehadiran menteri di tengah mereka, meski kondisi bangunan Vihara belum selesai sepenuhnya. Baru dibangun satu lantai dari dua lantai yang direncanakan.

Pada kesempatan yang sama Indra menjelaskan, berdirinya Vihara bermula dari tahun 2015 ketika Pemkot Kupang menghibahkan tanah di Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa untuk dibangun rumah ibadah. Pada tahun 2017 lalu dilaksanakan peletakan batu pertama dan dimulai proses pembangunan. Pada akhir 2019 lalu Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore berkesempatan meninjau langsung proses pembangunan tersebut bersama Ketua FKUB Kota Kupang, Pdt. Rio Fanggidae.

Nama Pubbaratana menurutnya merupakan pemberian dari salah seorang Bhikku yang artinya permata dari timur. Dengan nama ini diharapkan dari Kupang, NTT dan Indonesia Timur mereka bisa memberi cahaya bagi kerukunan di Indonesia.

Dalam kunjungan kerja kali ini, Menteri Agama RI, Jenderal TNI (Purn) H. Fachrur Razi juga meresmikan kampus Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang yang sebelumnya adalah Sekolah Tinggi Agama Kristen Negeri (STAKN). Pengalihan status STAKN menjadi IAKN ini menjadi bentuk kepedulian pemerintah terhadap pendidikan di Kota Kupang terkhusus pendidikan keagamaan. Selain itu, meresmikan Asrama Haji di Kota Kupang./sf (**/gusto)

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini