Home / Kesehatan / Wali Kota Beri Kado Terindah Untuk Seorang Janda di Akhir Tahun 2020

Wali Kota Beri Kado Terindah Untuk Seorang Janda di Akhir Tahun 2020

33 Kali dibaca

Bagikan Halaman ini

Kupang, Suara Flobamora.Com—Program bedah rumah yang dijalankan Pemerintah Kota Kupang di bawah kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota, Jefri Riwu Kore dan Herman Man seakan terus dilaksanakan seiring berjalannya waktu.

Kali ini, Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore memberi kado terindah untuk seorang janda lanjut usia di penghujung tahun 2020 dengan menempati rumah yang telah dibedah Pemerintah Kota Kupang. Jefri mengantar janda lansia Yuli Lenama- Riwu bersama seorang anaknya untuk menempati rumah yang telah selesai dibedah pada Senin (28/12) sore.

Saat mengantar Yuli Lenama untuk menempati rumah yang telah selesai dibangun di RT 03/RW 02, Kelurahan Batuplat, Kecamatan Alak, Jefri didampingi isterinya yang juga seorang anggota DPD RI, Hilda Riwu Kore- Manafe. Warga setempat pun turut menyaksikan penyerahan rumah tipe 36 dimaksud.

Mewakili keluarga besar dan warga setempat, Melky Bulan menyampaikan apresiasi atas kepedulian pemerintah Kota Kupang untuk membangun rumah bagi warga kurang mampu. Warga setempat sangat mendukung dan mensyukuri program prorakyat yang dijalankan Pemerintah Kota Kupang ini.

“Kiranya Tuhan memberikan hikmat berlimpah agar bapak sebagai pemimpin kota ini diberkati sehingga semua masyarakat Kota Kupang boleh menikmati berkat dan hikmat yang Tuhan sudah berikan kepada bapak,” ungkap Melky.

Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore menyampaikan, bantuan bedah rumah ini merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah agar warga bisa mendapat tempat hunian yang layak. Selain itu kualitas kehidupan warga pun bisa terukur secara baik. Karena rumah memiliki kriteria tersendiri dalam penentuan aspek kemiskinan.

Ia menyatakan, bantuan bedah rumah yang telah dijalankan saat ini, akan dilanjutkan pada tahun 2021. Dipastikan tetap memprioritaskan warga kurang mampu yang tidak memilki rumah layak huni. Harus diakui, masih banyak saudara yang harus dibantu terkait rumah layak huni.

“Tugas dan tanggung jawab bapak lurah adalah kasih tahu ke kita soal rumah tidak layak huni di daerahnya, karena kita tidak punya mata yang tajam untuk melihat semua saudara kita,” kata Jefri.

Mantan anggota DPR RI dua periode dar Fraksi Partai Demokrat ini menyatakan, sebagai seorang pemimpin di daerah ini, dirinya tak mau hanya sekadar duduk diam dan mendengar lalu memerintah. Namun yang paling diutamakan adalah bekerja dan turun langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi warganya.

“Kita tidak bisa hanya duduk- duduk atau dengar- dengar saja, tetapi kita harus ada aksi nyata di masyarakat,” tandas Jefri.

Ia mengungkapkan, rumah yang diberikan hasil bedah sudah dilengkapi dengan meja dan kursi, televisi, lemari serta tempat tidur. Perabotan ini bukan bantuan pemerintah, tapi bantuan pribadi Ketua Komisi III DPR RI, Herman Herry dan anggota DPD RI, Hilda Riwu Kore Manafe. Selain itu, ada juga bantuan sembako dan uang yang bisa digunakan sehari-hari oleh penerima bantuan bedah rumah.//sf (**/gusto)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini