Home / Bisnis / Wali Kota Kupang Keluarkan Edaran Perpanjang PPKM

Wali Kota Kupang Keluarkan Edaran Perpanjang PPKM

203 Kali dibaca
Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore

Bagikan Halaman ini

Kupang, Suara Flobamora.Com— Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore secara resmi memperpanjang penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Kota Kupang terhitung mulai Selasa, 26 Januari hingga Selasa, 9 Februari 2021.

Perpanjangan penerapan PPKM ini tertuang dalam surat edaran Nomor 005/HK.188.45.4431/I/2021 tertanggal 25 Januari 2021.

Penerapan PPKM tahap pertama berlaku selama dua pekan yang berakhir pada Senin, 25 Januari 2021. Penerapan PPKM itu tertuang dalam surat edaran nomor 004/HK.188. 45. 443.1/I/2021 yang mengatur tentang peningkatan kewaspadaan dalam rangka PPKM untuk mengendalikan dan meminimalkan penularan transmisi lokal covid-19 di Kota Kupang.

Surat edaran terkait perpanjangan penerapan PPKM itu antara lain berisikan membatasi tempat/kerja perkantoran dengan menerapkan work from home (WFH) sebesar 75 persen dengan memberlakukan protokol kesehatan secara lebih ketat. Selanjutnya melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara online.

Selain itu, untuk sektor esensial yang berkaitan dengan kebutuhan pokok masyarakat, tetap beroperasi 100 persen dengan pengaturan jam operasional dan kapasitas serta penerapan protokol kesehatan secara ketat. Pebatasan juga harus dilakukan di restoran/rumah makan dan sejenisnya untuk makan/minum di tempat maksimal 25 persen kapasitas ruangan dan untuk layananan makanan melalui pesan-antar/dibawa pulang tetap dizinkan sesuai dengan jam operasional.

Kemudian membatasi jam operasional untuk pusat perbelanjaan/mall/toko/toko modern sampai dengan pukul 19.00 Wita, membatasi jam operasional pasar tradisional untuk transaksi jual beli dimulai pukul 05.00- 10.00 Wita dan dilanjutkan pukul 16.00- 19.00 Wita.

Untuk cafe, pusat kebugaran, pijat tradisional, pusat hiburan dan kegiatan sejenisnya yang tidak berkaitan dengan kebutuhan pokok ditutup sementara. Sama halnya dengan kegiatan pesta- pesta dan kegiatan di tempat umum juga ditiadakan.

“Melarang dilaksanakan kegiatan di tempat- tempat ibadah. kegiatan ibadah dilaksanakan secara online,” demikian salah satu poin surat edaran itu.

Selain itu, untuk transportasi juga dilakukan pembatasan terhadap kapasitas penumpang untuk transportasi umum dan wajib memakai masker dan menaati protokol kesehatan bagi sopir, awak dan/atau penumpang.

Juru Bicara Satuan Tugas Covid-19 Kota Kupang, Ernest Ludji sebelumnya mengatakan, selain memperpanjang PPKM, Pemkot Kupang juga mengambil langkah lain dalam penanganan pencegahan covid-19.

Langkah lain yang dilakukan dalam memutuskan mata rantai penyebaran covid-19 adalah dengan terus melakukan operasi penerapan protokol kesehatan pada sejumlah titik, di wilayah Kota Kupang. Diharapkan, dengan cara yang diambil ini dapat meminimalisasi penularan covid-19.

Lebih lanjut ia menyampaikan, Pemkot Kupang juga akan mengaktifkan kembali layanan pengaduan Satgas Covid-19. Posko pengaduan ini akan terpusat di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Kota Kupang. Pengaduan juga bisa dilayangkan melalui call center. Dengan demikian, seluruh informasi dan pengaduan masyarakat akan disalurkan dan diterima melalui posko.

“Kita sudah lakukan koordinasi dengan berbagai lembaga keagamaan agar untuk sementara waktu seluruh rangkaian kegiatan ibadat dihentikan. Selain itu, kita juga butuh kerja sama dari berbagai pihak termasuk masyarakat,” ungkap Ernest.//sf (**/gusto)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini