Home / Bisnis / Alasan Pemkot Kupang Imbau Masyarakat Berdoa dan Berpuasa

Alasan Pemkot Kupang Imbau Masyarakat Berdoa dan Berpuasa

120 Kali dibaca
Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore

Bagikan Halaman ini

Kupang, Suara Flobamora.Com— Menyikapi terus meningkatnya kasus pandemi covid-19 dan bencana alam lainnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang mengimbau kepada masyarakat untuk berdoa dan berpuasa selama tujuh hari.

Imbauan yang ditandatangani Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore itu diterima media ini, Kamis (11/2/2021).

Imbauan yang bersifat penting itu ditujukkan kepada pimpinan organisasi agama/tokoh agama se- Kota Kupang, dan masyarakat Kota Kupang.

Jefri dalam surat tersebut menjelaskan, memperhatikan peningkatan kasus covid-19 yang mewabah dan bencana lainnya selama musim penghujan, Pemkot Kupang mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk melakukan beberapa aspek penting. Sebagai manusia yang terbatas, semua pihak patut bergantung pada Tuhan yang tak terbatas.

”Untuk itu Pemkot Kupang mengajak masyarakat bersama- sama pemerintah untuk tunduk dihadapan Tuhan melalui doa dan puasa selama tujuh hari terhitung mulai 15 sampai 21 Februari dengan pokok doa berdoa bagi bangsa dan negara, Provinsi NTT khususnya Kota Kupang dalam menghadapi wabah covid-19 dan bencana alam lainnya,” tulis Jefri.

Selain itu, lanjutnya, masyarakat diimbau untuk menahan diri untuk tidak melakukan aktivitas di luar rumah yang tidak terlalu mendesak. Masyarakat diimbau untuk wajib menerapkan protokol kesehatan pencegahan covid-19, baik di rumah maupun di luar rumah.

Terkait hal ini masyarakat wajib memakai masker, menjaga jarak , mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi.

Masyarakat juga diimbau untuk menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal untuk pencegahan demam berdarah dengan cara 3M Plus.

Cara yang dilakukan yakni menguras tempat penampungan air, menutup rapat- rapat tempat penampungan air, mengubur barang- barang bekas, menggunakan kelambu, dan menaburkan serbuk larvasida/abate.

“Pemkot meminta perhatian dan kerja sama yang baik dari seluruh lapisan masyakat untuk menjalankan imbauan dimaksud,” ujar Jefri.

Wakil Wali Kota Kupang, Herman Man sebelumnya menyampaikan, Pemkot Kupang kembali memperpanjang penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) untuk kedua kalinya selama dua pekan ke depan karena angka positif covid-19 di Kota Kupang masih sangat tinggi.

Perpanjangan penerapan PPKM dimaksud terhitung mulai Rabu, 10 Februari hingga Rabu, 24 Februari 2021. PPKM kali ini masih tetap seperti sebelumnya. Pesta atau kegiatan menghimpun banyak orang tetap ditiadakan.

Ia menjelaskan, untuk pusat perbelanjaan sudah bisa dibuka hingga pukul 21.00 Wita dari sebelumnya hanya sampai pukul 19.00 Wita. Sedangkan untuk usaha kuliner dan restoran, pengunjung tidak diperkenankan makan di tempat. Setelah menerima pesanana harus dibawa pulang.

“Kami kasih longgar untuk pusat perbelanjaan dibuka hingga pukul 21-00 Wita supaya ekonomi bergeliat,” kata Herman.

Penerapan PPKM jilid pertama berlaku sejak 15 hingga 25 Januari 2021. Penerapan PPKM jilid kedua atau perpanjangan tahap satu terhitung mulai 26 Januari hingga 9 Februari 2021. Sedangkan p Perpanjangan PPKM jilid ketiga atau perpanjangan tahap dua terhitung mulai 10 hingga 24 Februari 2021.//sf (**/red)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini