Home / Kesehatan / Tekan Laju Penyebaran Covid-19, Patroli Prokasih Harus Diaktifkan Kembali

Tekan Laju Penyebaran Covid-19, Patroli Prokasih Harus Diaktifkan Kembali

91 Kali dibaca

Bagikan Halaman ini

Kupang, suara flobamora.com— Patroli prokasih di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan melibatkan semua elemen baik Polisi, TNI dan Satpol PP diaktifkan kembali karena sangat efektif dalam menekan laju penyebaran covid-19 di Kota Kupang.

Kapolres Kupang Kota, AKBP Satrya Perdana P Tarung Binti pada rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Tingkat Kota Kupang yang dipimpin Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore, Selasa, 23 Maret 2021 mengatakan, saat ini masih ada faktor lain yang nilainya kecil tapi mempunyai pengaruh yang besar dalam penyebaran covid-19.

“Faktor yang nilainya kecil itu adalah rendahnya ketaatan masyarakat terhadap prokes,” kata Satrya.

Ia menyampaikan, terkait tindak lanjut instruksi Mendagri No. 6 Tahun 2020 tentang penanganan covid 19, pada prinsipnya Polri dan TNI dalam posisi siap mendukung pemerintah daerah setempat.

Bahkan Polres Kupang Kota telah menginisiasi dibentuknya Kelurahan Tangguh di beberapa kelurahan di Kota Kupang, yang menjalankan sejumlah fungsi terkait covid-19 seperti sosialisasi protokol kesehatan, pendataan, tracing dan kunjungan ke warga.

“Progres kegiatan mereka dilaporkan setiap hari dan dipantau langsung oleh Kapolres Kupang Kota,” terang Satrya.

Pada kesempatan itu ia meminta Pemerintah Kota agar memberikan penghargaan kepada para petugas di garda terdepan penanganan covid -19 berupa insentif meski tidak harus dalam jumlah besar.

Satrya juga menyinggung soal vaksinasi yang oleh pemerintah pusat didesak untuk segera direalisasikan.

Polres Kupang Kota siap memberikan dukungan tenaga kurang lebih 30 orang yang sudah terlatih dan terampil, jika Pemkot Kupang mengalami kekurangan tenaga untuk melakukan vaksinasi.

Ketua DPRD Kota Kupang, Yeskiel Loudoe meminta Pemkot Kupang memberi perhatian kepada para petugas lapangan yang menjadi ujung tombak penanganan covid- 19.

Ia juga mengingatkan tentang pentingnya menyediakan fasilitas isolasi mandiri bagi warga kurang mampu yang rumahnya tidak layak, misalnya dengan menyewa hotel berbiaya standar namun memenuhi syarat.

Terkait rencana pembangunan  taman dalam rangka menata Kota Kupang jadi lebih baik, DPRD Kota Kupang siap memberikan dukungan, dengan catatan selalu mengikuti ketentuan yang berlaku sehingga tidak bermasalah di kemudian hari, misalnya dalam penentuan nilai tanah yang mau diganti rugi.

Menanggapi usulan Kapolres Kupang Kota dan Ketua DPRD tentang perhatian kepada para petugas lapangan, Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore mengatakan, semua sudah diperhitungkan dan dialokasikan dalam refocusing anggaran tahun ini.

Sementara mengenai fasilitas isolasi mandiri bagi warga kurang mampu, juga telah meminta inspektorat untuk mereview hotel-hotel yang layak untuk kebutuhan tersebut.

“Bahkan Pemkot Kupang telah menganggarkan bantuan obat-obatan secara gratis selama 10 hari bagi warga Kota Kupang yang terkonfirmasi positif dan untuk warga kurang mampu ditambahkan juga dengan bantuan sembako,” papar Jefri.//sf (**/red)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini